Hasil Quick Count Pilwalkot Surabaya 2015

lambang / logo kota  Surabaya
Hari ini, Rabu 9 Desember 2015 digelar pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di Kota Surabaya untuk memilih pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode lima tahun ke depan.

Penghitungan suara manual oleh KPU diawali pada tempat pemungutan suara (TPS). Perhitungan tersebut dilakukan oleh KPPS setelah pemilih selesai melakukan pencoblosan.

Hasil hitung tersebut selanjutnya akan dilaporkan ke tingkat PPS di KPUD untuk dilakukan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara. Hasil inilah yang nantinya akan menentukan pasangan mana yang unggul dan menjadi pemenang untuk duduk di kursi tertinggi di daerah ini.

Sementara itu, ada pula pihak lain yang melakukan hitungan, seperti pihak independen atau dari pasangan itu sendiri. Metode yang digunakan adalah hitung cepat / quick count ataupun real count  dengan mengambil contoh hasil penghitungan surat suara di beberapa TPS. Biasanya hasil persentase tidak jauh dengan hasil hitung manual KPU. Namun demikian hasil KPU-lah yang dianggap sah oleh KPU.


Berikut ini Hasil perolehan suara calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2015:

Quick count versi Lembaga survei Indobarometer (data masuk 99,67 persen)
  1. Rasiyo dan Lucy Kurniasari 14,38 persen
  2. Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana 85,62 persen
Real Count KPU dari Hasil Hitung TPS (Form C1) Kota Surabaya. Data Masuk: 100% (3.936 dari 3.936 TPS)
  1. Dr. H. Rasiyo, M.Si dan Dra. Lucy Kurniasari. Perolehan : 141783 Suara (13,78%)
  2. Ir. Tri Rismaharini, M.T. dan Whisnu Sakti Buana, S.T. Perolehan : 887142 Suara (86,22%)