Hasil Quick Count Pilwalkot Pekalongan 2015

Lambang / logo Kota  Pekalongan
Hari ini, Rabu 9 Desember 2015 digelar pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di Kota Pekalongan untuk memilih pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode lima tahun ke depan.

Penghitungan suara manual oleh KPU diawali pada tempat pemungutan suara (TPS). Perhitungan tersebut dilakukan oleh KPPS setelah pemilih selesai melakukan pencoblosan.

Hasil hitung tersebut selanjutnya akan dilaporkan ke tingkat PPS di KPUD untuk dilakukan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara. Hasil inilah yang nantinya akan menentukan pasangan mana yang unggul dan menjadi pemenang untuk duduk di kursi tertinggi di daerah ini.

KPU memperbolehkan Lembaga atau pihak ketiga melakukan quick count pilkada di 21 kabupaten/kota Jawa Tengah, tapi sebelumnya harus lapor ke KPU. Bila lembaga tersebut mempunyai kepengurusan di tingkat pusat, maka laporan ke KPU pusat dengan tembusan ke KPU provinsi dan kabupaten/kota.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah melarang 21 KPU di kabupaten dan kota untuk menggelar hitung cepat dalam pemilihan umum kepala daerah serentak tahun 2015.

Kendati tidak melakukan hitung cepat, KPU tetap menghitung hasil sementara melalui rekapitulasi dini sebagai alat kontrol di internal KPU. Rekap dini berbeda dengan hitung cepat karena sumbernya langsung PPS maupun KPPS dari semua tempat pemungutan suara.


Berikut ini Hasil perolehan suara calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan 2015:

Real Count KPU berdasarkan Hasil Hitung TPS (Form C1) Kota Pekalongan. Data Masuk: 100% (551 dari 551 TPS)
  1. H. A. Alf Arslan Djunaid, SE dan H. M. Saelany Machfudz. Perolehan : 73943 Suara (46,70%)
  2. Drs. H. A. Hakam Naja, M.Si dan Dra. Hj. Nur Chasanah, MM. Perolehan : 24325 Suara (15,36%)
  3. dr. H. Dwi Heri Wibawa, M.Kes dan Ir. H. Sutarip Tulis Widodo. Perolehan : 60055 Suara (37,93%)